Rabu, 17 Juni 2009

Baju Pengantin

Tidak terasa hampir 5 bulan lagi kami menikah, saatnya kami memilih baju pengantin.


Untuk itu kami pergi ke sanggar rekanan ibu Evi, disana kami bertemu uni Mul, beliau ini pemilik sanggar yang menyewakan pakaian dan perlengkapan pengantin Padang.


Ada 3 pakaian yang kami pertimbangkan, semua berwarna dasar merah, ini warna kesukaan Ia, setelah mencoba ketiganya akhirnya kami memutuskan memilih yang satu ini

Senin, 15 Juni 2009

Lamaran

Alhamdullilah, hari minggu tanggal 8 maret 2009 lamaran saya ke keluarga ia selesai dilaksanakan.

Acara berjalan cukup sukses, walau ada kekurangan di sana-sini, tetapi bukanlah masalah besar. Kami dari Bogor berangkat sekitar jam 9.30, agak terlambat sedikit dari rencana semula, jam 9.

Ada 4 mobil yang membawa kami sekeluarga, turut mendampingi kami Kakek, Nenek, saudara-saudara dari ibu, kakak dan suaminya, juga mertua dari kakak. Perjalanan cukup lancar, kami sampai ditempat Ia sekitar jam 11 siang, langsung disambut oleh keluarga besar Ia, setelah kami semua bersalaman kami semua duduk di ruang depan rumah keluarga Ia, seserahan dari kami langsung diberikan ke keluarga Ia. Seserahan ini harusnya diberikan pada saat acara, tetapi karena tidak diberitahu maka diserahkan pada saat kami datang. Seserahan yang kami bawa adalah buah-buahan, ketan, risol spesial paling uenak khas keluarga kami, beberapa kue-kue.

Acara dipandu oleh saudaranya Ia, saya lupa namanya, tetapi bapak ini ternyata teman dari teman ibu, dokter yang dulu pernah bertugas di PT. Timah singkep. Bapak saya memulai sambutan dengan terlebih dahulu memperkenalkan keluarga kami, kemudian bapak menceritakan latar belakang terjadinya lamaran ini bermula ketika saya memberitahukan pada bapak bahwa saya dan Ia sudah serius dan ingin meneruskan hubungan kami ketahap selanjutnya yaitu menikah dan meminta bapak melamar Ia, kemudian bapak berfikir apakah bapak bisa mengabulkan permintaan saya, bapak melihat dari segi umur, ilmu, pekerjaan, penghasilan dan agamanya sudah mencukupi, dari sisi Ia bapak meliahat dari sisi agama sudah seiman, maka bapak berfikir sudah dapat mengabulkan dan menyampaikan permintaan ku ke keluarga Ia.

Setelah berunding dengan keluarga bapak Aburawas (bapaknya Ia) menerima pinangan keluarga kami, sebenarnya agak diluar sekenario, karena rencannanya diterima atau tidaknya ditanyakan dulu ke Ia, sementara Ia masih didalam kamar, tapi ini tidak menjadi masalah karena pada intinya lamaran kami diterima. Semua orang kemudian mengucapkan Alhamdullilhah.

Kemudian kedua orang tua kami menyerahkan dan mempercayakan kepada kami waktu dan persiapan pernikahan kepada kami berdua.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan do'a dipimpin oleh ketua mesjid dilingkungan rumah Ia, sebelum berdoa pak uztad sedikit memberikan siraman rohani, beliau mengatakan ada lima perkara yang harus disegerakan yaitu :
  1. Memberi makan tamu bila datang berkunjung
  2. Menyiapkan penguburan mayat jika telah mati
  3. Mengawinkan anak perempuan jika cukup umur
  4. Membayar hutang bila telah sampai masanya
  5. bertaubat dari dosa
(diriwayatkan oleh Hatim Al-Asom, sumber www.sabah.org.my)

Diakhir acara karena hari ini bertepatan dengan hari ulang tahun Ia aku memberikan kado ulang tahun kepada Ia, diikuti dengan nyanyian selamat ulang tahun dari keluarga secara spontan :), keluargaku ini memang selalu heboh dimanapun hehe.

Acara dilanjutkan dengan menyantap hidangan makan siang dan shalat dzuhur. Kami sekeluarga bersiap pulang sekitar jam 1 siang, dan keluarga Ia menyerahkan balasan seserahan berupa kue jajanan, black forest, kue bolu, dan yang paling top ikan kakap asam manis.

Acara lamaran selesai mulai saat ini sampai nanti bulan November kami mulai mempersiapkan segala sesuatu untuk pernikahan kami, semoga kami diberikan kemudahan untuk melaksanakan niat suci kami. Amin.


datang
Baru sampai dirumah Ia

acara2
Suasana lamarannya

peserta
Pasukan pelamar

seserahan
Seserahannya

balasan
Balasannya

Kamis, 26 Februari 2009

Kreatifitas

Kantor kami berada dilantai 2 gedung Oyama termasuk juga gudang penyimpanan produknya. Dengan seiring berkembangnya perusahaan, produk kami baik jenis maupun kuantitas semakin meningkat, ini menjadi persoalan tersendiri, diperlukan waktu banyak dan sangat menguras tenaga untuk menaikkan dan menurunkan barang dari lantai 1 ke lantai 2, sangat tidak efisien karena satu-satunya jalan hanya melalui tangga tersebuut, karena kami tidak mempunyai lift barang.
Agaknya ini membuat timbulnya kreatifitas karyawan bagian gudang dalam hal menurunkan barang. Untuk mempercepat proses menurunkan mereka menutup tangga dengan kardus yang cukup panjang, dari lantai 2 ke lantai 1, persis seperti serosotan, barang yang diturunkan cukup diluncurkan ke bawah, sangat menghemat waktu dan tenaga. 
Salut untuk kreatifitas karyawan gudang.




Selasa, 24 Februari 2009

Susunan Acara Lamaran

Sudah hampir seminggu sama-sama ia membuat merancang acara untuk lamaran, karena kita berdua belum berpengalaman akhirnya kita coba cari-cari susunanan acara lamaran di google dan tanya kanan kiri. Akhirnya dapat tetapi kita revisi sesuai dengan yang kita inginkan.

Sempat ada perbedaan pendapat atau tepatnya salah paham dengan ia, terutama masalah bagian mana dari acara lamaran itu perkenalan keluarga ditempatkan. Tapi akhirnya bisa kita cari solusinya karena sebenarnya kita sepaham tapi ada sedikit kesalah pahaman. Ya kita memang masih harus terus belajar berkomunikasi yang baik berdua. Setuju ia ? :)

Berikut susunan acara lamaran kami :
  1. Pihak pria (Adrian Munzi) & Keluarga tiba di rumah sang wanita disambut oleh perwakilan pihak keluarga sang wanita di depan rumah.
  2. Sesampainya di dalam MC menyampaikan ucapan selamat datang.
  3. Perkenalan kedua keluarga dimulai dari keluarga pelamar
  4. MC menanyakan maksud dan tujuan kedatangan keluarga pihak pria Ayahanda Munzi (Bpk. Arman Musri) menyampaikan maksud dari kedatangan keluarga pihak pria tersebut.
  5. Ayahanda sang wanita (Bpk. Abu Rawas) mengatakan bahwa jawaban diserahkan kepada calon perempuan.(sang ayah memanggil sang wanita untuk keluar dan ditanya mau dilamar oleh pihak pria).
  6. Setelah lamaran diterima resmi,pihak pria (Adrian Munzi) menyerahkan seserahan (biasanya berupa makanan) kepada pihak wanita (Nur Meuthia).
  7. Pembacaan doa.
  8. Masing2 keluarga membicarakan mengenai acara pernikahan (waktu & tempat).
  9. Acara makan siang.
  10. Keluarga pihak pria pamit pulang: keluarga pihak perempuan menyerahkan hantaran balasan.(juga berupa makanan)
Rencana acara dilaksanakan tanggal 8 maret 2009 sekitar jam 10 pagi. Why march 8th ? because it's my woman birthday :), so it will be unforgettable birthday gift for her.

Senin, 23 Februari 2009

Syukuran Gado-gado

Hari minggu lalu kami mengadakan acara syukuran di rumah ciomas. Syukuran gado-gado, karena banyak sekali yang kami syukuri, membaiknya kesehatan nenek, ulang tahun nenek yang ke 86 tahun, ulang tahun kakek yang ke 88 tahun dan syukuran kakakku anti karena mendapat beasiswa S2 di jepang.
Peserta dari keluarga dekat saja, kakek, nenek, bapak, ibu, Sari, mang Edi, mang Hari, tante Muri, Ikhsan, Nia, mang Cucu, bi Asih, bi Lia, kakak dan suami plus Iman, Engkus dan keluarga.
Dalam pesannya nenek berharap agar keluarga besar kami tetap selalu rukun. Sedangkan bapak menekankan pentingnya memberikan perhatian kepada nenek dan kakek, karena mereka sangat senang jika kita memperhatikan mereka walau hanya dengan mengajak mereka berbicara.
Makanan... Soto Daging pake lontong, walau sederhana tetep nikmat.

















Petugas pengupas kelapa sebagai bahan membuat soto daging

















Suasana syukuran

















Cicit satu ini (Imam) jd bintangnya acara

Kamis, 19 Februari 2009

Wejangan Orang Tua Kami

Hari Sabtu tanggal 14 Pebruari 2009 lalu sesuai dengan rencana aku dan ia bertemu dengan orang tua ia dengan maksud memberitahukan perihal kedatangan orang tua ku untuk bersilaturahmi dan melamar ia.
Bapak ia mengucapkan terimakasih karena kami berdua sudah memiliki rencana baik untuk menikah dan berpesan agar kami berkomitmen terhadap rencana dan hubungan kami, karena godaan itu bisa saja datang baik sebelum atau sesudah kami menikah. Pesannya agak kami selalu mempertebal iman dan mencoba bersabar dalam arti menahan ego masing-masing, jika keduanya sedang emosi salah satu dari kami harus menenangkan diri, bisa dengan cara pergi sebentar atau melakukan aktifitas lain baru kemudian dibicarakan kembali.
Besoknya aku bertemu dengan bapakku tentang rencana lamaran ini, bapak lebih menekankan pada teknis acara, maklumlah ini untuk pertama dan terakhir kali bapak melamar anak orang untuk anaknya karena aku anak laki satu-satunya. Hal-hal yang menurut bapak harus dipersiapkan adalah susunan acara, transportasi, peserta dan bawaan. Satu saja pesan bapak yang tersirat dari pembicaraan kami yaitu untuk menjaga diri kami karena waktu antara lamaran dan nikah yang cukup jauh.

Jumat, 13 Februari 2009

Pembasmian Malware

Sudah 4 hari komputer di kantor terserang malware. Ada 2 malware yang menyerang MS Antispyware 2009 dan Antivirus 306.
Tadinya tidak tahu kalau kedua program tersebut malware sampai bertanya pada teman google.
Malware ini memberi peringatan kepada user seolah-olah komputer terserang oleh virus, spyware, trojan berbahaya, padahal tidak. Setiap beberapa menit peringatan ini selalu keluar terus-menerus, sangat mengesalkan.
Untuk menghilangkan malware ini ternyata susah-susah gampang, saya melakukan hal2 sebagai berikut

1. Mematikan proses program malware tersebut menggunakan Task Manager
2. Menghapus folder program malware tsb didirektori Program Files
3, Menghapus semua entri pada register menggunakan Regedit

Selain cara manual tersebut diatas dapat juga menggunakan program antimalware Malwarebytes www.malwarebytes.org.
Pekerjaan ini cukup membuar stres karena yang terkena malware tersebut adalah laptop kepunyaan pemilik perusahaan tempatku bekerja.. huehehe..

Rabu, 04 Februari 2009

Plato bertanya akan cinta dan kehidupan

Plato bertanya akan cinta dan kehidupan …
Suatu hari, Plato bertanya pada gurunya, “Apa itu cinta? Bagaimana saya menemukannya?
Gurunya menjawab, “Ada ladang gandum yang luas didepan sana.
Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali,
kemudian ambillah satu saja ranting.
Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan,
artinya kamu telah menemukan cinta” .
Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong,
tanpa membawa apapun.
Gurunya bertanya, “Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?”
Plato menjawab, “Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak
boleh mundur kembali (berbalik)”.
Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu
apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil
ranting tersebut.
Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwa ranting-ranting yang
kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya”
Gurunya kemudian menjawab ” Jadi ya itulah cinta”
Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya,”Apa itu perkawinan?
Bagaimana saya bisa menemukannya?”
Gurunya pun menjawab “Ada hutan yang subur didepan sana.
Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan
kamu hanya boleh menebang satu pohon saja.
Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi,
karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan”
Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa pohon.
Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar/subur, dan tidaklah
buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini.
Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya”
Gurunya pun kemudian menjawab, “Dan ya itulah perkawinan”

NOTE
Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan.
Cinta adanya di dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih.
Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat
adalah kehampaan… tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali.
Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur.
Terimalah cinta apa adanya.
Pernikahan adalah kelanjutan dari Cinta.
Adalah proses mendapatkan kesempatan,
ketika kita mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada,
maka akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya,
Ketika kesempurnaan ingin kita dapatkan, maka sia2lah waktumu dalam mendapatkan pernikahan itu, karena, sebenarnya kesempurnaan itu hampa adanya

Selasa, 03 Februari 2009

Ekspresi Hati

Budaya blog sebenarnya merupakan budaya lama manusia yaitu menulis.
Blog menjadi sangat istimewa karena blog berkolaborasi dengan budaya modern yaitu internet.
Dengan blog kita dapat mengekpresikan apa yang sedang kita pikirkan dan lakukan untuk dapat diketahui oleh semua orang diseluruh belahan dunia.
Saya menjadi sangat tertarik untuk membuat sebuah blog untuk dapat mengekspresikan diri saya.
Semoga kepingan-kepingan rasa ini dapat menjadi album perjalanan hidup yang suatu saat dapat dilihat keindahannya dan diambil hikmahnya.