Kemarin kami ke dokter lagi untuk cek kehamilan, seminggu sebelumnya istri cek laboratorium.
Banyak sekali yang diperiksa seperti darah lengkap, urin lengkap, tokso, rubella, tiroid.
Hasilnya leukosit masuk kategori tinggi 12.000 /ul.
Kami tanyakan ke dokter Bambang Ws, ternyata ibu hamil memang leukositnya cenderung tinggi, sampai 15.000 /ul.
Selain itu semua normal.
Janin sendiri sudah berukuran 1.4 cm, cepat sekali pertumbuhannya, karena minggu lalu masih 5 mm.
Berat badan mamanya naik 2 kg dari minggu lalu, muntah-muntah gak kenal waktu pagi, siang dan malam, tapi alhamdullah masih bisa masuk makanan bahkan beratnya naik :D
Untuk mama "yang sabar ya", untuk calon anakku "yang kuat ya"
Jumat, 26 April 2013
Senin, 22 April 2013
Gambar Hitam Putih Paling Indah Didunia (bagi saya)
Saya baru saja melihat gambar hitam putih paling indah sedunia, apakah itu ?
Itu adalah gambar USG calon anak kami :-)
Semua orang tua pasti tau kalo melihat USG dapat membuat kita senang, tapi bagi kami senangnya berlipat-lipat. Kenapa ?
Begini, kami menikah tanggal 1 november 2009, sudah 3 tahun lebih.
Hampir semua pasangan yang baru menikah pasti ingin memiliki anak, kami juga.
Bulan 1 belum berhasil, bulan 2 belum, bulan 3 saya langsung berobat ke dokter Androlog, asumsi kami istri tidak ada masalah, karena sebelum menikah pernah melakukan pemeriksaan pra nikah.
Oleh dokter Androlog saya di diagnosa Oligoasthenoteratozoospermia, ini bukan penyakit, ini adalah kondisi sperma saya, yang artinya kurang lebih jumlah spermanya dikit banget, udah gitu geraknya banyakan lambat dan bentuknya tidak sempurna, tapi menurut dokter masih mending dari pada steril, ya Alhamdulillah. Sebabnya suhu di testis lebih tinggi 2 derajat dari normal akibatnya sperma yang diproduksi kurang baik. Saran dokter operasi varicokel trus dikasih obat.
Obat saya minum, baru 1 bulan Alhamdullilah istri hamil, jadi operasi di tunda dulu :-) Horeee...
Tapi Tuhan berkehendak lain, istri pendarahan di minggu ke 6 kehamilan, menurut dokter blighted ovum alias hamil palsu alias hamil kosong, jadi kantung rahimnya ada tapi janinnya tidak ada. Sungguh kasian istriku, harus menjalani prosedur kuret, sesuatu yg sangat menyakitkan baik fisik maupun psikologi.
Oke, so saya akhirnya menjalani operasi varicokele, atau pengangkatan pembuluh darah yang mengalami varises di testis. Dan kembali minum obat dari dokter Androlog.
4 bulan setelah operasi dan minum obat, kembali cek sperma, hasilnya ada peningkatan volume, tetapi belum signifikan, masih katagori Oligoasthenoteratozoospermia. Ok, saya terus minum obat.
1 bulan kemudian istri kembali positif hasil, senang sekali hati ini. 1 minggu setelah ketahuan positif istri tiba-tiba panas tinggi, opname, dan divonis Demam Berdarah. Saya masih optimis kandungan istri tidak akan terpengaruh. Di minggu ke 5 istri di usg, hasilnya kantung rahim sudah tebentuk, janin jg sudah terlihat, tetapi belum ada denyut jantung, kemungkinan memang masih sangat lemah. Kami diminta di usg 2 minggu kemudian.
Minggu ke 7 kembali istri di Usg, dokter belum melihat detak jantung dan ukuran janin tidak berkembang. Kita coba cari second opinion, dan hasilnya sama, janin tidak berkembang.
Sungguh sedih istri harus kembali menjalankan prosedur kuret, tapi kami sadar, mungkin ini yang terbaik untuk kami dan janin itu sendiri.
Setelah itu 2 tahun istri kosong, saya tetap minum obat, walau sempat jeda karena bosan, keadaan sperma sudah lumayan baik, bolehlah kalau dibilang normal hehe. Istri sempat menjalani HSG untuk melihat leher rahim dan alhamdullilah paten. Insem pun sempat kami jalani, tetapi belum ada hasil.
Akhirnya di bulan maret 2013 istri positif hamil, thanks god. Harapan itu muncul kembali. Ketahuan hamil di minggu ke 4, langsung ke dokter kandungan, di usg, tapi belum terlihat. Mungkin karena masih terlalu kecil. Istri diberikan obat penguat yang paling tinggi. Minggu ke 6 kami kembali ke dokter untuk usg, harap-harap cemas karena pengalaman kami yang lalu membuat kami sedikit trauma. Ketika saya melihat gambar Usg yang pertama kali saya cari adalah detak jantung, dan Alhamdullilah detak nya sudah terlihat sangat jelas, ukuran janin 5mm.
Rasa senang yang berlipat-lipat memenuhi hati kami. Itulah mengapa gambar hitam putih itu adalah gambar terindah di dunia.
Kami sadar, perjalanan kami masih panjang, tetapi kami sangat menikmati perjalanan ini. Semoga Allah memberi kekuatan kepada kami dan janin didalam kandungan istriku, amin.
Itu adalah gambar USG calon anak kami :-)
Semua orang tua pasti tau kalo melihat USG dapat membuat kita senang, tapi bagi kami senangnya berlipat-lipat. Kenapa ?
Begini, kami menikah tanggal 1 november 2009, sudah 3 tahun lebih.
Hampir semua pasangan yang baru menikah pasti ingin memiliki anak, kami juga.
Bulan 1 belum berhasil, bulan 2 belum, bulan 3 saya langsung berobat ke dokter Androlog, asumsi kami istri tidak ada masalah, karena sebelum menikah pernah melakukan pemeriksaan pra nikah.
Oleh dokter Androlog saya di diagnosa Oligoasthenoteratozoospermia, ini bukan penyakit, ini adalah kondisi sperma saya, yang artinya kurang lebih jumlah spermanya dikit banget, udah gitu geraknya banyakan lambat dan bentuknya tidak sempurna, tapi menurut dokter masih mending dari pada steril, ya Alhamdulillah. Sebabnya suhu di testis lebih tinggi 2 derajat dari normal akibatnya sperma yang diproduksi kurang baik. Saran dokter operasi varicokel trus dikasih obat.
Obat saya minum, baru 1 bulan Alhamdullilah istri hamil, jadi operasi di tunda dulu :-) Horeee...
Tapi Tuhan berkehendak lain, istri pendarahan di minggu ke 6 kehamilan, menurut dokter blighted ovum alias hamil palsu alias hamil kosong, jadi kantung rahimnya ada tapi janinnya tidak ada. Sungguh kasian istriku, harus menjalani prosedur kuret, sesuatu yg sangat menyakitkan baik fisik maupun psikologi.
Oke, so saya akhirnya menjalani operasi varicokele, atau pengangkatan pembuluh darah yang mengalami varises di testis. Dan kembali minum obat dari dokter Androlog.
4 bulan setelah operasi dan minum obat, kembali cek sperma, hasilnya ada peningkatan volume, tetapi belum signifikan, masih katagori Oligoasthenoteratozoospermia. Ok, saya terus minum obat.
1 bulan kemudian istri kembali positif hasil, senang sekali hati ini. 1 minggu setelah ketahuan positif istri tiba-tiba panas tinggi, opname, dan divonis Demam Berdarah. Saya masih optimis kandungan istri tidak akan terpengaruh. Di minggu ke 5 istri di usg, hasilnya kantung rahim sudah tebentuk, janin jg sudah terlihat, tetapi belum ada denyut jantung, kemungkinan memang masih sangat lemah. Kami diminta di usg 2 minggu kemudian.
Minggu ke 7 kembali istri di Usg, dokter belum melihat detak jantung dan ukuran janin tidak berkembang. Kita coba cari second opinion, dan hasilnya sama, janin tidak berkembang.
Sungguh sedih istri harus kembali menjalankan prosedur kuret, tapi kami sadar, mungkin ini yang terbaik untuk kami dan janin itu sendiri.
Setelah itu 2 tahun istri kosong, saya tetap minum obat, walau sempat jeda karena bosan, keadaan sperma sudah lumayan baik, bolehlah kalau dibilang normal hehe. Istri sempat menjalani HSG untuk melihat leher rahim dan alhamdullilah paten. Insem pun sempat kami jalani, tetapi belum ada hasil.
Akhirnya di bulan maret 2013 istri positif hamil, thanks god. Harapan itu muncul kembali. Ketahuan hamil di minggu ke 4, langsung ke dokter kandungan, di usg, tapi belum terlihat. Mungkin karena masih terlalu kecil. Istri diberikan obat penguat yang paling tinggi. Minggu ke 6 kami kembali ke dokter untuk usg, harap-harap cemas karena pengalaman kami yang lalu membuat kami sedikit trauma. Ketika saya melihat gambar Usg yang pertama kali saya cari adalah detak jantung, dan Alhamdullilah detak nya sudah terlihat sangat jelas, ukuran janin 5mm.
Rasa senang yang berlipat-lipat memenuhi hati kami. Itulah mengapa gambar hitam putih itu adalah gambar terindah di dunia.
Kami sadar, perjalanan kami masih panjang, tetapi kami sangat menikmati perjalanan ini. Semoga Allah memberi kekuatan kepada kami dan janin didalam kandungan istriku, amin.
Langganan:
Komentar (Atom)