Kamis, 15 Agustus 2013

Ibu hamil yang Flu

Lebaran sudah lewat, kami menghabiskan libur lebaran di Bogor, dari hari pertama lebaran, tanggal 8 sampai tanggal 14 agustus 2013.

Mungkin karena cuaca yang dingin dan ada saudara yang kena flu, akhirnya istri pun terkena flu. Usia kehamilan sudah 23 minggu. Dimulai dengan radang di bagian tenggorokan pada hari sabtu, diikuti dengan meriang dan batuk, sebisa mungkin kami menghindari ke dokter dan minum obat kimia, maka kami coba dengan obat alami, seperti minum air rebusan jahe, kencur dan gula merah. Minum air jeruk nipis, minum madu, vitamin C dan supplement. Dengan harapan sakit tidak sampai parah.

Tetapi flu tidak kunjung sembuh, radang dan batuk semakin menjadi, badan meriang walau tidak sampai panas. Akhirnya kami memutuskan untuk ke rumah sakit Hermina Bogor. Oleh dokter obgym (dr. Faradina) diperiksa denyut jantung bayi, masih dikisaran normal 159x/menit, kalau sampai 180x/menit sudah tidak baik. Suhu istriku 37 derajat celcius, kalau kata dokter masih sumeng alias masih belum panas, tapi sudah sedikit diatas normal.
Oleh dokter diberi resep obat Dextamine dan Sanmol, Dextamin untuk obat radang, Sanmol penurun panas dengan dosis yang terkontrol 3 x sehari, khusus Sanmol diminum jika diperlukan, alias jika tubuh semakin panas.

Alhamdullilah hari ini istri sudah tidak meriang lagi, radangnya pun sudah tidak terasa hanya batuknya saja yang belum sembuh.
Kami rasa keputusan kami ke dokter tepat, karena jika ibu hamil panas tinggi akan sangat beresiko.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar